DRAMA
Didalam suatu Butik Sandal, dimana Suci (Boss), Anong (Manajemen), Ryan dan
Handoko (Office boy), Fitri dan Juli ( Designer Sandal) Dhanu dan Yoga (Pegawai
yang melayani pelanggan), Wita dan Wildan (Pelanggan)
Suatu pagi Tepatnya pukul 07:00, Seperti biasa Mereka mengerjakan tugasnya
masing-masing.
Tiba-tiba dari depan dari depan pintu Butik terdengar suara lantang sang
Bos
Suci : Selamat Pagi semuanya,
Selamat Mengerjakan aktivitas masing-masing (Seru sang Boss)
Pegawai : Selamat pagi Bu (Dengan Kompaknya)
Suci : Saya merasa ada yang
kurang (Sambil berpikir) ..... Dimana Anong ? (Tanya sang Boss)
Ryan : Maaf bu, Tadi Pak Anong sempat menelpon saya, katanya dia akan datang agak telat hari ini, Karene dijalan macet parah.
Ryan : Maaf bu, Tadi Pak Anong sempat menelpon saya, katanya dia akan datang agak telat hari ini, Karene dijalan macet parah.
Suci : Oh Gitu, Ok. Oh iyah Fitri
dan Kamu Juli, Adakah Rancangan kalian yang paling terbaru ?
Juli : Saya sudah mendesign
dua Sandal Bu, Ibu bisa lihat hasil karya saya di Tablet saya yang ini.
Suci : mmmm, Bagus. Saya Suka
dengan Karya kamu, Lanjutkan membuat sandalnya !
Juli : Baik bu, Terima kasih
banyak Bu .
Suci : Design kamu mana ?
(Bertanya Pada Fitri)
Fitri : oh iyah saya Bu. Ibu bisa lihat yang ini, Motifnya Unik bukan Bu ?
Suci : Kamu ini .... ini apa ? Terlalu banyak bunga, Dan Warnanya Tolong kamu perbaiki.
Fitri : Baik bu, Akan saya perbaiki.
Fitri : oh iyah saya Bu. Ibu bisa lihat yang ini, Motifnya Unik bukan Bu ?
Suci : Kamu ini .... ini apa ? Terlalu banyak bunga, Dan Warnanya Tolong kamu perbaiki.
Fitri : Baik bu, Akan saya perbaiki.
Sementara di Jam
Istirahat, Fitri pergi keToilet, Ia berbicara pada cermin
Fitri : Mengapa selalu Juli,
Juli, dan Juli yang selalu di puji, Emang karya aku kurang apa sih ? Padahalkan
udah bagus banget, Emang si itu Juli harus di lempar dari butik ini.
Handoko pun yang sedang
mengepel lantai toilet tanpa sengaja mendengar apa yang Fitri baru katakan, Ia
pun bergegas pergi dari toilet lalu ia menceritakan pada kawan-nya yaitu Ryan.
Ryan : Ahh yang bener kamu Ko ?
Mbak Fitri itu kan baik, ga mungkin dia sejahat itu pada Mbak Juli
Handoko: Tapi aku mendengar sendiri dengan kedua telingaku, Sepertinya Mbak
Fitri Iri dengan hasil karya Mbak Juli, Kamu kan tadi liat sendiri, Ibu suci
hanya memuji hasil karya Mbak Juli.
Ryan : iyah juga sih. Lalu apa
yang harus kita lakukan ? apa kita beritahu ibu suci saja ?
Handoko: eh eh eh, Jangan. Kita biarkan saja, Inikan Urusan mereka. Tugas
kita kan hanya membersihkan Butik ini, Tidak ada yg lain, kamu faham ?
Ryan : iyah deh, Lebih baik kita
diam saja.
Beberapa hari kemudian,
seperti biasa-nya di pagi hari mereka mengerjakan aktivitas masing-masing, dan
kebetulan hari ini Juli agak telat datang, karna dia sedang kurang enak badan.
Anong : (mengetuk Ruang Boss) Ibu
maaf mengganggu sebentar, Baru saja Mbak Juli sms saya, katanya hari ini dia
agak terlambat, karena dia merasa agak kurang Vit.
Suci : oh yah, Tidak apa-apa,
kalau Juli sudah datang, Suruh dia masuk keruangan saya dan Terimakasih atas Informasinya.
Anong : Baik ibu, sama-sama (lalu
meninggalkan Ruang Boss)
Tanpa sengaja Fitri pun
mendengar percakapan antara Boss dan sang manajer, terlintas di pikran Fitri
bahwa ini adalah kesempatan bagus untuk mencuri dan mengancurkan Karya Juli
Fitri : hahaha (Tertawa puas)
Lihat permainanku yah Juli.
Sementara terlihat di
Ruang Pameran Butik sandal, terdapat dua orang pelanggan yang sedang
melihat-lihat Sandal, dan kedua pegawai yang sedang melayani sang pelanggan
tersebut.
Yoga : Mari bu dilihat-lihat
dulu, yang terbaru ada disebelah sana (menunjuk kearah kanan)
Wita : oh iyah terima kasih, tapi
saya ingin yang simple dan warnanya tidak terlalu mencolok, ada ?
Yoga : Tentu saja ada, Bagai mana
dengan yang ini, Ini di design dengan sesimple mungkin, dengan warna Coklat
muda yang elegan dan harganya sangat terjangkau.
Wita : sebentar saya coba dulu,
Cocok dengan warna kulit saya, enak enak dipakai, saya ambil yang ini.
Yoga : sangat cocok dengan ibu,
baiklah. Ada yang lain ibu ?
Wita : Sebentar, saya tanyakan
dulu dengan teman saya. Kamu suka dengan yang mana dan ? (bertanya pada
rekannya yang bernama Wildan)
Wildan : aku suka dengan yang ini,
Cocok denganku. Bagaimana menurutmu, bagus bukan ?
Wita : Bagus ko, Cocok buat kamu.
Dhanu : itu sangat cocok untuk
bapak. Bahan sepatu yang bapak pilih itu kualitas terbaik di toko ini pak,
banyak orang-orang yang mencari-cari sepatu seperti itu.
Wildan : wah, suatu kebanggaan dong
saya memilih sepatu ini.
Dhanu : Tentu saja pak. Sulahkan
untuk pembayarannya di kasir kami ada di sebelah sana (Menunjuk arah Pojok
Butik)
Dhanu dan Wita: Terimakasih banyak pak.
Dhanu dan Wita: Terimakasih banyak pak.
Sementara Fitri sedang
sibuk mengacak-acak tempat Kerja Juli, Ia menyalin hasil gambar Juli kedalam
Notebooknya, lalu mengacak-acak hasil gambar Juli, lalu ia pergi meninggalkan
Ruang kerja Juli dengan Hasil gambar Design Sandal milik Juli.
Tak lama kemudian tepatnya Pukul 10:30 Juli datang.
Juli : Pagi pak Anong, oh iyah
Terimakasih tadi udah mau bantu Juli
Anong : pagi juga Mbak Juli, iyah sama-sama. Oh iyah, tadi ibu berpesan katanya kalau kamu udah dateng, kamu langsung disuruh ke Ruang Ibu tuh.
Anong : pagi juga Mbak Juli, iyah sama-sama. Oh iyah, tadi ibu berpesan katanya kalau kamu udah dateng, kamu langsung disuruh ke Ruang Ibu tuh.
Juli : oh iyah, Terimakasih
yah pak Anong (sambil meningalkan tempat Kasir)
Juli : (mengetuk pintu Ruang
boss) Selamat pagi bu, ada yang bisa saya bantu ?
Suci : oh Juli, Sini Masuk.
Saya ingin menanyakan Hasil gambar kamu kemarin, Sudah jadi ?
Juli : Oh itu, Sudah bu, Gambarnya sudah jadi, Ada di ruang kerja saya. Sebentar bu saya ambilkan.
Juli : Oh itu, Sudah bu, Gambarnya sudah jadi, Ada di ruang kerja saya. Sebentar bu saya ambilkan.
Juli pun memasuki ruang
kerjanya, lantas ia terkejut saat melihat Ruang kerjanya begitu berantakan,
tapi ia Hiraukan karna dia hanya sedag mencari Gambar yg kemarin ia buat. Tapi
sayang, Gambar yg ia cari tidak ketemu. Lantas ia mencari Ryan dan Handoko, ia
menanyakan apakah ia mengetahui gambar tersebut.
Juli : rupanya kalian disini,
aku ingin bertanya, apa kalian melihat gambar design sandalku kemarin ? aku
menaruhnya di atas meja kerjaku, dan aku ingin menanyakan mengapa Ruang kerjaku
sangat berantakan ?
Handoko diam sejenak,
ia berpikir apakah ini ulah Mbak Fitri.
Ryan : Ruang udah saya Rapikan
tadi pagi Ko mbak, tapi kalau soal gambar, saya tidak tahu.
Handoko: (berbisik pada Ryan) apakah ini ulah Mbak Fitri ?
Ryan : Hust, jangan ngawur kamu,
jangan asal menuduh.
Juli : ngomongin apa sih
kalian ini ?
Handoko: Ayoo Mbak Juli ikut saya keruang Boss, Ayoo yan kamu juga ikut.
Mereka bertiga pun
memasuki ruang Boss, dan perlahan-lahan Handoko menjelaskan apa yang terjadi.
Suci : (dengan tampang heran,
ia bertanya pada Handoko) Ada apa Handoko ?
Handoko: Jadi Gini bu, waktu itu kebetulan saya sedang membersihkan Toilet,
dan tanpa sengaja saya mendengar Mbak Fitri berbicara pada cermin bahwa ia
memilikin rencana untuk mengeluarkan Mbak Juli dari Butik ini, dan kebetulan
Gambar mbak Juli hilang, dan Ruang kerjanya pun Berantakan, padahal Ryan sudah
membersihkannya tadi pagi.
Suci : Benar Gambarmu Hilang ?
(bertanya pada Juli) dan benar kamu sudah membersihkan Ruang kerja Juli
(Bertanya pada Ryan)
Juli dan Ryan : Iyah Bu.
Suci : Ryan, panggilkan semua
pegawai, suruh mereka berkumpul keruangan saya. Ingat, semua pegawai !
Ryan : Baik bu.
Ryan : Baik bu.
Tidak lama kemudian
semua pegawai berKumpul di ruang Boss, termasuk Fitri, Dhanu, Yoga dan Anong.
Suci : saya tidak suka basa
basi, Siapa diantara kalian yang mencuri dan menghancuran hasil gambar Juli ?
Mengaku saja !!
Wajah Fitri pun terlihat
pucat saat mendengar tegasaan dari sang Boss, ia hanya bisa menundukan kepala
Suci : Fitri, Benar kamu yang
melakukan semua itu ?
Fitri : amm aaa mmmm ( sambil
terbata-bata) iyah Bu, saya sangat menyesal melakukan perbuatan ini, saya Minta
maaf bu, saya berjanji Tidak akan melakukannya lagi. Maafkan saya Juli.
Suci : Baguslah, Ingat yah
untuk semuanya, Jika kita ingin bersaing, bersainglah secara sehat, bukan
dengan menghancurkan karya orang lain, bekerjalah semampu kita. Ambilah
pelajaran dari masalah ini, dan kamu Fitri, saya harap kamu tidak akan
mengulanginya lagi, dan berkaryalah lebih bagus lagi.
Sebab Konflik :
Persaingan
Tipe Konflik : Konflik antara pegawai dengan pegawai lain
Metode penyeselesaian : Kompromi
JSEKIAN DAN TERIMAKASIH J
Nama Anggota Kelompok :
-
HANDOKO
-
ANONG
-
DHANU
-
RYAN
-
YOGA
-
WILDAN
-
SUCI
-
WITA
-
JULI
-
FIRTI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar